Manusia yang paling utama di sisi Allah SWT ialah mereka yang sesuai dengan ayat Allah dalam AlQur'an surat : Ali Imran Ayat : 191
“(yaitu) orang-orang yang MENGINGAT Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”
Dzikrullah atau mengingat Allah adalah senantiasa menghadirkan kalbu bersama Allah dan melepaskan diri dari kelalaian, karena bila kita senantiasa mengingat Allah maka Allah akan senantiasa mengingat kita. Sebagaimana difirmankan dalam Surat Al Baqarah ayat 152 :
“Karena itu ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula kepadamu) dan bersyukurlah kamu kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”.
Dengan demikian maka jelaslah bahwa dzikir mempunyai makna yang sangat tinggi. Dzikir akan membawa manusia ke dalam suasana ibadah yang istiqomah untuk senantiasa mengingat Allah di dalam hatinya. Dzikir akan menjadikan Allah sangat berperan dalam kehidupan kita menuju arah kebaikan. Oleh karena itu, amalan dzikir dipandang sebagai amalan yang sangat mulia dalam agama Islam, mulia di sisi Allah.
Sebagian orang akan bertanya-tanya mengapa kita harus berdzikir, bukankah untuk dapat lulus ujian kita harus belajar giat? untuk mendapatkan rezeki yang banyak kita harus bekerja keras? Orang yang sukses ada yang menganggap bahwa kesuksesannya adalah karena upaya atau hasil kerja kerasnya sendiri. Benarkah?. Cukupkah dengan belajar giat dan kerja keras kita langsung bisa mendapatkan hasil tanpa tanpa ada campur tangan Allah ?
Firman Allah menyatakan : Surat Al A’raf ayat 54 :
“Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, Dia bersemayam diatas ‘ arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. INGATLAH, MENCIPTAKAN DAN MEMERINTAH HANYALAH HAK ALLAH, Maha Suci Allah Tuhan Semesta Alam“.
Dari sini kita akan mengerti bahwa semua Allah yang menentukan maka kita harus ingat Allah karena Allah yang menciptakan kita, Allah Maha memiliki.
Manfaat DZIKIR?
Kadang kita tidak mendapatkan hasil dalam upaya yang kita lakukan akibatnya kekecewaan terjadi, atau kita merasa gelisah dalam kesusahan atau kita ragu dan takut dalam melangkah, atau seringkali manusia lupa dan melakukan kedzaliman maka Allah SWT akan mengingatkan dan menguatkan kita, sebagaimana firman-Nya ,
1. Surat Al Jumu’ah ayat 10 : “Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi; dan carilah karunia Allah dan INGATLAH Allah banyak-banyak supaya kamu BERUNTUNG.”
2. Surat An Anfal ayat 45 : “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguhlah hati kamu dan SEBUTLAH (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung (BERANI DAN YAKIN)”.
3. Surat Ar Ra’ad ayat 28 : “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan MENGINGAT Allah. Ingatlah hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”.
4. Surat Al Ankabut ayat 45 :”Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Qur’an dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya MENGINGAT Allah adalah lebih besar keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
5. Surat Ali Imran ayat 135 : “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka INGAT akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”.
6. Surat Ali Imran ayat 190 : “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang BERAKAL”
Dari semua ayat- ayat diatas, kita jadi bisa menyimpulkan bahwa Ingat hati kepada Allah dengan kata lain Dzikrullah adalah inti dari semua ayat-ayat Alqur'an. Alquran itu diturunkan bukan hanya jadi pedoman hidup dan sumber pencerahan akan ilmu pengetahuan tetapi semata-mata agar kita selalu berdzikir..mengingat Allah. Dialah Allah yang Maha Pencipta, Allah yang Maha Perkasa, Allah yang Maha Bijaksana, Allah yang Maha Segala-galanya.
Jadi Solat dan amalan-amalan lain bukan tujuan diturunkannya Alquran melainkan sebagai media atau instrumen bagi kita untuk mengingat Allah, mengenang Allah, merasakan Allah dalam hati kita.
Sholat untuk Ingat Allah. Puasa untuk Ingat Allah, zakat, sedekah, mencari nafkah, berperang dan lain sebagainya adalah media untuk Ingat, Ingat kepada Allah. Dzikroon Katsiiroo...Ingat yang sebanyak-banyaknya.
Sholat sebagai Mirajnya orang-orang beriman menuju Allah .... (HR Bukhari dan Muslim) ...
Miraj dalam kata lain adalah tangga pendakian. Jadi solat merupakan media atau tangga pendakian menuju Allah.
Lantas apakah solat benar-benar menjadi tangga pendakian bagi kita sedangkan hati kita ingat kepada hal-hal lain selain Allah, akankah kita sampai kepada Allah??
Pertanyaannya adalah bagaimana agar hati kita senantiasa Ingat kepada Allah?
Jawabannya adalah dzikir harus ditanamkan kedalam qolbu oleh Ahlinya.
Dari semua ayat- ayat diatas, kita jadi bisa menyimpulkan bahwa Ingat hati kepada Allah dengan kata lain Dzikrullah adalah inti dari semua ayat-ayat Alqur'an. Alquran itu diturunkan bukan hanya jadi pedoman hidup dan sumber pencerahan akan ilmu pengetahuan tetapi semata-mata agar kita selalu berdzikir..mengingat Allah. Dialah Allah yang Maha Pencipta, Allah yang Maha Perkasa, Allah yang Maha Bijaksana, Allah yang Maha Segala-galanya.
Jadi Solat dan amalan-amalan lain bukan tujuan diturunkannya Alquran melainkan sebagai media atau instrumen bagi kita untuk mengingat Allah, mengenang Allah, merasakan Allah dalam hati kita.
Sholat untuk Ingat Allah. Puasa untuk Ingat Allah, zakat, sedekah, mencari nafkah, berperang dan lain sebagainya adalah media untuk Ingat, Ingat kepada Allah. Dzikroon Katsiiroo...Ingat yang sebanyak-banyaknya.
Sholat sebagai Mirajnya orang-orang beriman menuju Allah .... (HR Bukhari dan Muslim) ...
Miraj dalam kata lain adalah tangga pendakian. Jadi solat merupakan media atau tangga pendakian menuju Allah.
Lantas apakah solat benar-benar menjadi tangga pendakian bagi kita sedangkan hati kita ingat kepada hal-hal lain selain Allah, akankah kita sampai kepada Allah??
Pertanyaannya adalah bagaimana agar hati kita senantiasa Ingat kepada Allah?
Jawabannya adalah dzikir harus ditanamkan kedalam qolbu oleh Ahlinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar